Category: Masjid

Jendela Masjid di Cianjur Jawa Barat

Jendela Masjid di Cianjur Jawa Barat

Jendela Masjid di Cianjur Jawa Barat

Tampak ada yang ingin mengintai aku dalam perjalanan malam ku dari sebuah pertunjukan malam tadi. Memang saat itu, sedang ada pertunjukan yang diadakan oleh Kantor Kecamatan untuk melihat film kemerdekaan Indonesia. Dari situ sebenarnya sudah muncul gairah warga tentang rasa cintanya kepada tanah air tercinta dari yang awalnya hanyalah sebuah kisa ilusi menjadi kisa kebenaran hidup yang tidak akan pernah ada yang mungkin akan mengetahuinya. Kantor Kecamatan dipilih karena tempatnya luas ada area khusus untuk berkumpul bersama yang diperkirakan bisa menampung seluruh warga tidak hanya itu, pilihan ini dilakukan karena kantor Kecamatan yang paling dekat dengan Masjid.

Lagian setiap hari dengan adanya biaya hidup yang semakin mahal sudah tidak mungkin lagi akan ditempuh hanya dengan sebuah ilusi semata. Maka munculah cerita dari sang kakek nenek dulu kala ketika sang arjuna tidak lagi ada tangan untuk meraihnya dari apa yang tidak akan mungkin bisa terdapatkan dari kisah yang seharusnya sudah menjadi legenda ini. dari ini adalah sebuah rangkaian kegilaan manusia begitu mencintai jiwanya.

Saaat itu memang saya sedang ngobrol asyik dengan Pak Lurah yang memang saya sendiri punya kedekatan special dengan pak lurah, karena rumah kami berdekataan dan juga sering bertemu saat di Masjid maka tidak heran bahasa yang kami gunakan sudah tidak asing lagi bagi siapapun yang ingin ikut mengobrol. Obatnya sudah ada tentang rasa sakit nyeri pinggang yang dirasakan tanpa ada yang tahu penyebabnya. Obat itu memang ada untuk membuat sebuah gambaran yang sedianya tidak akan mungkin bisa diraih dengan hanya sebuah gambar kecil mungil dari sebuah kisah cinta yang lama.

Keberadaan aku memang memasaksa sebuah jendela di Masjid di Cianjur Jawa Barat ikut menutup. Karena tubuhku yang bersandar diatarnya, jendela ini adalah salah satu barang yang aku sumbang untuk pembangunan Masjid beberapa waktu yang lalu ketidak pastian itu muncul dari keragu-raguan seseorang. Adalah kisahnya apa yang seharusnya tidak akan bisa kita pungkiri ketika ketidak adilan itu justru berpihak pada orang yang seharusnya benar benar bersalah atas sebuah hal itu. seharusnya langkah yang dilakukan adalah tidak lagi mengikuti arah bola yang seharusnya memang sudah salah arah.

Apalagi bola yang disepak tidak akan mungkin mampu bisa bersaing dengan kisah pilu yang lainnya karena kita tidak akan mungkin mampu meraihnya tanpa usaha yang sangat keras. Di Masjid itu aku terus berbagi kisa kasih dengan Denada teman lama yang seharusnya tidak akan muncul lagi, karena sudah dikabarkan banyak orang aku cukup memiliki banyak masalah dengan satu orang itu, karena dialah yang pertama kali membuatku menderita.

Cerita Masjid di Sragen Jawa Tengah

Cerita Masjid di Sragen Jawa Tengah

Cerita Masjid di Sragen Jawa Tengah

Warga Desa Poleng Kecamatan Gesi sempat digegerkan dengan teriakan salah satu warga yang sangat keras. Ternyata, dirumahnya sempat kemalingan satu buah televise dan VCD player. Suara itu tampaknya tidak jauh dari Masjid, jaraknya mungkin 50 meteran ke arah timur, suara semakin kencang lantaran sang pemilik rumah yang diketahui bernama Verika Novi ini menangis sejadi-jadinya. Tangisan itu membuat warga sekitarnya pun ikut berbondong-bondong untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Ternyata, pagar rumah Veronika yang kebetulan suaminya sedang dinas di Luar Kota sehingga hanya menyisakan dia dan putrinya Angelia Sofie dirumah itu sudah terbongkar seperti ada orang yang sengaja merusaknya.

Diperkirakan, maling itu datang dikisaran pukul 00.30 Wib keatas ketika semua orang tampak sudah terlelap tidur. Melalui pintu pagar rumah dari belakang itu maling masuk dan menggasak televise dan VCD player. Beberapa warga lainnya langsung inisiatif dengan menelpon polisi setempat serta yang lainnya pergi ke Masjid untuk memberikan pengumuman agar semua warga juga tahu. Tidak berselang lama, Polisi datang untuk melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan rumah Veronika diberi garis pilisi atau police line.

Berita tersebut langsung menjadi pembicaraan warga karena merasakan ikut iba dan khawatir pasalnya bukan lagi ini saja kemalingan itu terjadi jika dihitung dalam satu tahun terakhir atau dalam bulan-bulan terdekat ini sudah sering terjadi kemalingan. Seperti kotak amal Masjid yang tiba-tiba hilang isinya beberapa minggu yang lalu, dan hewan peliharaan milik Pak Narto lima hari yang sebelumnya mengakibatkan lima sapi pak Narto lenyap entah kemana. Kejadian itu belum ditambah dengan rangkaian peristiwa seperti di Desa Blangu juga pernah ada kemalingan dan Desa Pilangsari katanya juga pernah ada.

Rangkaian peristiwa ini sebenarnya saya dapatkan ketika baru saja pindah ke Desa Poleng karena mengikuti istri. Seperti biaya kalau salat magrib pasti ke Masjid untuk berjamaah, sambil mengenalkan diri ke warga sekitar batinku. Ternyata benar apa yang dikatakan istriku tercinta, jika warga Poleng saat jamaah Salat Margrin Masjid selalu dipenuhi para jamaah, dan pada kesempatan itulah saya bisa berkenalan dengan calon tetanggaku. Usai salat magrib semuanya masih berkumpul di halaman depan Masjid sambil sekalian salat isyak. Pada saat warga berkumpul itu aku pun ikut nimbrung disitu dan memperkenalkan diri karena aku adalah orang baru disitu agar semuanya kenal aku harus memberikan salam terlebih dahulu.

Selesai memperkenalkan diri, cerita-cerita itu bermunculan dari mulut warga. Katanya mulai saat ini semua warga harus siaga siang ataupun malam. Dan mereka juga menjadwal bagi kaum pria untuk menjaga ronda secara bergantian agar semakin aman Desa Poleng. Akupun meski baru juga kedapatan jadwal ronda, dan kesempatan itu sangat menyenangkan bagiku apalagi bisa lebih dekat dengan masyarakat sekitar.

Harga Kubah Masjid Enamel

Harga Kubah Masjid Enamel

Seperti yang dijelaskan dalam artikel sebelumnya kubah tidak hanya terbut dari tanah liat atau beton, namun juga sekarang ada yang terbuat dari bahan enamel. Enamel adalah suatu bahan mirip baja ringan yang didesain untuk segala hal, termasuk kubah masjid. Bahan kubah enamel pada umumnya menggunakan sebuah bahan baku seperti plat baja atau low carbon dengan jenis spcc-sd  atau jenis sphc . Plat ini dinilai sangat sesuai dengan sifat karakteristik yang ditanamkan pada bahan enamel. Untuk ketebalan bahan yang diperlukan bisa bervariasi sesuai permintaan, namun untuk standard yang biasa digunakan adalah kisaran  0,7 mm hingga 1,2 mm dan harus disesuaikan juga dengan seberapa luas pada media di tiap panelnya. Namun bahan enamel ini merupakan salah satu bahan yang tidak bisa diperbaharui, beda halnya dengan kubah dari tanah liat atau beton yang bisa dibuat setiap kali tanpa memikirkan efek samping yang dapat terjadi. Hal ini seringkali membuat bimbang para customers yang ingin memesan kubah masjid. Oleh karena itu sebagai konsumen yang cerdas pilihan ada pada anda sendiri. Karena dalam memilih bahan kubah harus disesuaikan dengan kebutuhan atau fungsi yang diinginkan.

 

Bahan kubah enamel sendiri memang lebih diminati karena meminimalisir resiko yang terjadi akibat hal – hal yang tidak diinginkan. Sehingga dalam hal ini banyak konsumen yang beranggapan bahwa bahan enamel lebih baik dari pada kubah tanah liat atau beton. Namun hal ini tidak sepenuhnya benar, karena pada dasarnya baik bahan beton maupun bahan enamel sama – sama mempunyai keunggulan dan kekurangan sendiri sendiri.

 

Pada umumnya bahan kubah enamel digunakan untuk masjid-masjid yang berukuran sedang dan tidak seberapa besar atau biasanya digunakan untuk Mushola-Mushola tertetentu. Apabila anda berminat bisa segera menghubungi PT. Anugerah Kubah Indonesia dengan nomor yang bisa dihubungi : 081333920729. Selain memesan anda juga boleh tanya – tanya mengenai kubah masjid yang kami sediakan.