Tidak Sekedar Tempat Berkesenian, ‘Hancok’ Memberikan Wadah Industri Kreatif

JASA SABLON KAOS – Pada Penyelenggaraan Hari Seni Cokro (Hancok) Ternyata ada yang menarik di antara sudut venue. tidak sekedar memberikan tempat untuk acara kesenian, hancok pun memberikan kesempatan untuk industri kreatif untuk melakukan transaksi jual beli kepada pengunjung.

ketua pelaksana hancok zulfikar firdaus mengatakan, pihaknya ingin memberikan kesempatan, tidak hanya kepada pelaku kesenian saja akan tetapi juga mendukung pertumbuhan industri kreatif yang berangkat dari spirit kemandirian kawan kawan muda.

sejauh ini, tercatat masih enam industri kreatif yang memanfaatkan tempat dari acara hancok. Dan yang terjauh merupakan kopi cukil yang datang dari jakarta, yang lainya ada juga yang asli dari surabaya.

menjelaskan, atmosfer seperti ini sengaja panitia ciptakan sekaligus untuk mengkritisi kebijakan pemerintah kota.

“Dimana pemkot saat ini, mengatasnamakan investasi ternyata lebih mensupport kegiatan pembangunan hotel ataupun apartement ketimbang ruang-ruang berekspresi publik. Meskipun ada, itu pun hanya satu di kompleks Balai Pemuda, yang dari segi biaya sewa sangat susah diakses oleh kawan-kawan. Belum lagi, ciri pemkot saat ini lebih menyukai kegiatan kesenian yang kekinian, atau yang lebih populis, sehinga perhatian kepada keberlangsungan hidup kepada seniman tradisional masih kurang,” ceritanya.

Dia Sementara itu, Owner Swastika Merch, Muhammad Syaiful Anwar, menyatakan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan kesenian yang diselenggarakan hingga Minggu (17/12/2017) besok ini. Menurutnya, event semacam ini terbilang baru di Surabaya.

Pria yang akrab disapa Ipul ini lebih lanjut menjelaskan, jika konsisten, ‘Hancok’ bisa menjadi triger bagi kegiatan kreatif lainya di Surabaya, sehingga pergerakan para penggiat dunia industri kreatif lebih heterogen dan memberikan ruang-ruang alternatif berfikir kritis kepada masyarakat Surabaya secara keseluruhan.

“Dan terbukti, kegiatan seperti ini secara tidak sadar, kawan-kawan telah membentuk sebuah marketplace tersendiri. Dimana mereka mampu menarik penggemar ludruk, penikmat film, pendengar musik, sehingga dapat membantu kami para pelaku usaha di bidang kreatif untuk menemukan konsumen,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat positif seperti ini harus disebarkan virusnya. Sampai pada penyelenggaraan selanjutnya jauh melibatkan pelaku industri yang lebih masif. Jangan lupa kunjungi di jasa sablon kaos murah jogja.