Ini usaha penuhi target penerimaan pajak 2017

siamplop.net – Sebagai salah satu langkah mencapai target penerimaan pajak, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) tengah melakukan dinamisasi penerimaan. Proses dinamisasi ini termasuk dalam salah satu rangkaian dari langkah extra effort, yakni pengawasan.

Selama periode 1 Januari hingga 30 Oktober 2017, penerimaan pajak terdaftar sudah terkumpul sebesar Rp 858, 05 triliun atau 66, 8% dari tujuan dalam Biaya Pendapatan serta Berbelanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 sebesar Rp 1. 283, 57 triliun.

Direktur Potensi Kepatuhan serta Penerimaan DJP Yon Arsal menyebutkan, dinamisasi ini adalah hal teratur yang dikerjakan oleh Ditjen Pajak. Mengenai hal semacam ini bukanlah bentuk dari ijon.

“Ini sisi dari pengawasan, tapi teratur. Extra effort termasuk juga di dalamnya adalah pengawasan serta penagihan. Pengawasan termasuk juga di dalamnya dinamisasi ini, ” kata Yon di kantor Kemkeu, Selasa (14/11).

Disebutkan sekian karna butuh effort untuk fiskus dalam mengkaji neraca keuangan harus pajak berkaitan serta diskusi dengan WP. “Belum pasti WP-nya oke saja, kan ada argumen semasing. Ada dinamika itu, ” tuturnya.

Penerimaan dari dinamisasi ini, menurut Yon, beberapa telah ada yang masuk dari mulai Juli 2017, namun ada juga yang juga akan membayar pada November serta Desember. “Mulai banyak (WP yang bayar) untuk November serta Desember, ” tuturnya.

Yon menerangkan, dinamisasi sendiri dapat bermakna cicilan naik atau cicilan turun untuk industri. Prinsipnya, WP bayar PPh 25 serta 29 sesuai sama keadaan yang mendekati.

“Misal th. lantas terutang pajaknya 1. 200, th. depan, dia mesti setor 100 per bulannya, namun di dalam jalan nyatanya lalu dia naik, ketahuan labanya juga akan nambah jadi bertambah th. depan. Nah, itu di-adjust sekali lagi, lalu setorannya jadi bertambah. Itu dinamisasi, ” tuturnya.

Demikian sebaliknya, umpamanya th. lantas labanya 1. 200 satu tahun, tapi lalu WP terasa akan tidak bisa, toko tutup, jualan tidak laris, hingga laba turun “Dia dapat kemukakan permintaan pengurangan cicilan. Bila turun, th. depan dia tidak restitusi. Bila dipaksa bayar 100 selalu, automatis mesti restitusi, ” tutur Yon.