Begini Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan yang Tepat

Apakah salah satu dari keluarga Anda (ayah atau ibu) baru saja meninggal? Apakah salah satu dari mereka meninggalkan warisan berupa tanah? Kalau begitu, Anda wajib untuk segera mengurus proses balik nama sertifikat tanah warisan tersebut! Hal ini bertujuan agar kedepannya diharapkan tidak terjadi kesalah pahaman atau konflik antar keluarga.

Tahapan Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan

Proses balik nama sertifikat merupakan ‘pemindah tanganan’ kepemilikan dari pemilik yang sudah tiada kepada pemilik yang masih hidup (dalam artian ini adalah Anda sebagai ahli waris). Sebetulnya, untuk mengurus balik nama sertifikat tanah warisan tidaklah sesulit yang Anda kira. Berikut cara balik nama sertifikat tanah warisan yang tepat:

1. Membuat Surat Keterangan Waris (SKW)

Untuk mendapatkan Surat Keterangan Waris (SKW) ada beberapa dokumen yang harus Anda persiapkan diantaranya;

  • Membuat Surat Pengantar keterangan waris dengan mendatangi RT dan RW. Dokumen yang perlu dipersiapkan untuk membuat surat pengantar ini adalah Fotokopo Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat nikah orang tua Anda hingga surat kematian.
  • Mengajukan permohonan ke kantor kelurahan dengan mendatangi bagian pelayanan umum dan mengisi formulir. Jangan lupa untuk membawa surat pengantar yang sudah Anda dapatkan serta dokumen-dokumen yang sebelumnya telah disiapkan.
  • Setelah mendapatkan Surat Hak Waris, Anda harus mengurus Fatwa Waris dengan mendatangi Kantor Pemerintah Kota setempat.
  • Setelah mendapatkan Fatwa waris, Anda bisa langsung melanjutkan proses balik nama ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di wilayah tempat tanah wasiat berada.

2. Melengkapi Persyaratan Balik Nama Sertifikat Warisan di kantor BPN

Adapun beberapa dokumen yang berlu Anda persiapkan meliputi;

  • Mengisi formulir permohonan balik nama
  • Fotokopi KTP pemohon atau seluruh ahli wari
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) pemohon atau seluruh alhi waris
  • Surat Keterangan Waris
  • Sertifikat tanah asli
  • SPPT PBB tahun terakhir
  • Bukti BPHTB, untuk perolehan tanah lebih dari Rp 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah)

Biaya pengurusan proses balik nama sertifikat tanah warisan tergantung dari NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) tanah yang diwariskan oleh orang tua Anda. Biasanya durasi atau lama waktu pemrosesan balik nama sertifikat tanah warisat cukup singkat yakni hanya sekitar lima hari waktu kerja.

Website sumber : griyakuindahselaras.com