Pompa Air China yang Mudah Terbakar Harganya Lebih Murah

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengambil keputusan melarang perdagangan harga pompa air bermerek MTYM Motoyama type GP 125 non automatis asal China. Product ini tambah lebih murah sekitaran Rp 300. 000-500. 000/unit dari pada product asli merk populer.

Berdasar pada hasil uji laboratorium lagi yang dikerjakan Kemendag, pompa air bermerek MTYM Motoyama tidak cocok Standard Nasional Indonesia (SNI), seperti mesin gampang terbakar. Walau sebenarnya product ini mengantongi label Sertifikat Product Pemakaian Tanda (SPPT) SNI atau SPPT SNI yang di keluarkan Instansi Sertifikasi Product (LSpro).

Dirjen Standarisasi Perlindungan Customer (SPK) Kemendag Widodo mengungkap di market harga per unit pompa air type ini dapat menjangkau Rp 1 juta. Walau sebenarnya harga pompa air merk populer serta asli dapat menjangkau Rp 1, 3 juta sampai Rp 1, 5 juta.

” Ini di jual diatas Rp 1 juta per unit, ” tuturnya waktu didapati di Komplek Pergudangan Pantai Indak Dadap, Tangerang, Banten, Senin (11/05/2015).

Pompa air merk MTYM Motoyama termasuk cukuplah murah. Tetapi product ini miliki kekurangan yakni mesinnya gampang panas sampai dapat terbakar atau bahkan juga meledak.

” Bila merk populer catnya tidak kasar namun halus. Product yang asli harga nya lain lebih mahal Rp 300. 000-500. 000 namun sampai kini customer cuma lihat yang murah, ” tuturnya.

Disamping itu, pihak distributor pompa air merk ini, PT Dinamika Dwiputra Perkasa Jaya, Kristianto memiliki komitmen untuk selalu menarik product itu dari market.

Di th. 2014 lantas, pihaknya mengimpor 800 product pompa air beragam type termasuk juga merk MTYM Motoyama type GP 125 non automatis. Ia menanggung sekarang ini product harga mesin pompa air merk MTYM Motoyama type GP 125 non automatis telah tak akan mengedar di market.

” Kita tidak masukin (import) banyak. Sesaat ini di market telah kosong. Untuk orang-orang yang mempunyai pompa type ini dapat segera ditukar dengan menghubungi pengecer di lokasi semasing, ” tuturnya.