Atap kanopi Harbor Bay Batam Roboh

Atap kanopi di area keberangkatan di pelabuhan internasional Bay Harbor Port khusus di Batam runtuh. Terkejut penumpang yang berada di area keberangkatan.

“Salah satu ruang keberangkatan bangunan runtuh dan memukul satu unit mobil Avanza,” kata satu penumpang bernama Edo ketika bertemu di lokasi di Batu Ampar, kota Batam,

Insiden terjadi sekitar pukul 9:30. Atap diduga runtuh oleh angin yang kuat.

Tidak diketahui persis Apakah ada korban insiden. Pihak berwenang yang relevan juga tidak terlihat dan dapat dipertanyakan.

Sebagai akibat dari peristiwa ini, tertunda keberangkatan ke Singapura dan Malaysia.

Suasana pagi di Bandara Hang Nadim, kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menjadi ramai. Tarian Melayu menyambut wisatawan 212 dari Cina yang datang di Bandara Internasional.

Ratusan wisatawan asing juga kagum melihat khas Melayu tari sebagai pernyataan Selamat datang di Bandara Hang Nadim. Tarian ini tur seni dan budaya pertama akan diperkenalkan di Bandara Hang Nadim.

Menurut Kepala Dinas (Kadis) pariwisata Batam Febri Alin, Selain menawarkan wisata laut dan kuliner, ini juga mengeksplorasi seni budaya Melayu. Semua ini adalah program unggulan yang memiliki nilai untuk wisatawan asing.

“Tarian Melayu, budaya Melayu lokal adalah yang pertama kali diperkenalkan,” kata Febri di Bandara Hang Nadim, Batam, pada Kamis pagi, 13 Juli 2017.

Selama dua bulan berikutnya, wisatawan dari Cina diharapkan berduyun-duyun ke Batam oleh pesawat sewaan. “Setiap minggu 212 turis Cina ke Batam menggunakan pesawat sewaan dengan rute Changsha-Batam,” ujar Kadis Pariwisata Batam.

Dalam kasus ini, ia menambahkan, Batam Tourism Office dengan Kepulauan Riau telah mengadakan kerjasama dengan sejumlah agen perjalanan untuk mempromosikan wisata unggulan di sana. Sebagai contoh, Wisata Bahari, seni budaya, dan kuliner.

Sementara itu, para penyelenggara infrastruktur dan fasilitas agen operasi (BP) Batam melalui Kepala Humas Andi Antono berkata, Bandara Hang Nadim siap untuk melayani. “Fasilitas Bandara siap digunakan untuk melayani jalur antara negara,” kata Andi.

Menurutnya, BP Batam sepenuhnya mendukung upaya Departemen Pariwisata melalui kantor mendorong pariwisata setempat dua juta wisatawan datang ke Batam.

Sementara itu, di samping Kadis pariwisata Batam, serangkaian menyambut ratusan wisatawan dari Cina adalah menyaksikan langsung kepala dari pariwisata Kepri, Buraliman dan BP Batam.

Wisata yang satu dari Cina, Sau berkata, ia datang ke Batam melalui Bandara Hang Nadim, untuk liburan selama enam hari. Hari pertama ia dan rekannya akan tetap di Batam, kemudian pergi ke Singapura, kemudian Malaysia baru terakhir ke Batam lagi. “Tinggal di sini malam ini di Batam,” kata Sau.

WN Singapura berbondong-bondong liburan ke Batam, apa yang harus diperhatikan?

Senin, Juli 10, 2017 07:36 | Editor: Ilham Safutra
Jumlah wisatawan ramai pintu masuk internasional feri Seapang Sekupang, Sabtu (8/7).

Jumlah wisatawan ramai pintu masuk internasional feri Seapang Sekupang, Sabtu (8/7). (Cecep Mulyana / Batam Pos / JavaPos.com)

JavaPos.com – pulau tetangga Batam sebagai warga negara (WN) Singapura lebih suka daerah untuk liburan akhir pekan. Selain biaya relatif murah, Batam juga menyediakan tujuan wisata yang digemari oleh wisatawan mancanegara (turis). Buktinya adalah pada hari Minggu (9/7) ribuan Singapura melihat kembali ke negara asal mereka setelah menikmati liburan di kawasan industri.

Seperti Hok Kea. Ia datang ke Batam sejak Jumat (7/7) dengan keluarga. Di Batam dia tidak lagi menggunakan jasa agen perjalanan karena itu adalah hafal dengan jalan yang dikunjungi. “Saya tinggal di Nagoya area, tetapi kembali melalui Batamcenter Port,” katanya.

Dia berkata, selama Batam memilih untuk memanjakan diri dengan pijat tubuh dengan keluarga. Tidak hanya pijat, wisata kuliner seafood di Nagoya area menjadi target. Jangan lupa untuk juga berbelanja kebutuhan rumah untuk dibawa ke Singapura. “Saya mengakui, harga di Batam jauh lebih murah daripada kami untuk tempat (Singapura) Batam dapat setelah dua bulan atau lebih,” katanya.
Jumlah wisatawan sambil berjalan di jembatan di Port dari Ramli International Batamcenter-Megamall setelah menikmati liburan di Batam, Minggu (9/7).

Jumlah wisatawan sambil berjalan di jembatan di Port dari Ramli International Batamcenter-Megamall setelah menikmati liburan di Batam, Minggu (9/7). (Cecep Mulyana / Batam Pos / JavaPos.com)

Sementara itu, kepala dari operasi dari Batamcenter International Port, Sobri mengatakan aliran penumpang hari itu (Minggu, merah) normal. Meskipun demikian, peningkatan penumpang selalu terjadi di akhir pekan. “Jika hari Sabtu dan minggu yang penuh sesak dibandingkan dengan hari-hari biasa, naik sekitar 70 hingga 80 persen,” kata Sobri.

Pada hari-hari biasa jumlah pensUmpang keluar Batam paling berkisar sekitar 4.000 orang. Tapi selama akhir pekan, jumlah penumpang meningkat menjadi lebih dari 7000 orang. “Idul Fitri atas, ini adalah jumlah yang normal, kemungkinan penumpang keluar Batam lebih lanjut dari 7.000, jika masuk saya tidak memegang data,”kata Sobri.Sobri menyebutkan, para penumpang yang rata-rata WN Singapura dan Malaysia. Mereka menikmati akhir pekan di Batam dengan keluarga karena hari Sabtu dan minggu liburan di sana. “Rata-rata mereka pulang dengan barang-barang yang dibeli, terutama, di sini adalah jauh lebih murah daripada tempat mereka,” kata Sobri.