Spesialis Maling Diesel di Kediri Ditangkap

Seorang pencuri spesialis mesin diesel untuk pengairan sawah, kemarin ditangkap polisi Kediri saat menjual barang curiannya di pasar loak. Content pencuri spesialis mesin diesel tersebut adalah suparno (35), warga desa janti, wates, kediri. Petugas satuan reskrim polresta kediri, memergoki suparno, saat hendak menjual barang curiannya, kepada pedagang rongsokan di pasar banaran, pesantren, kediri.

Polisi merasa curiga, karena satu set mesin diesel merk dongfeng tersebut, hanya dijual seharga seratus ribu rupiah. Saat polisi menanyakan kelengkapan surat mesin tersebut, suparno malah melarikan diri. Akhirnya petugas menembak tersangka pada lutut dan telapak kakinya.


Kepada polisi, suparno mengaku telah dua kali mencuri mesin diesel, di dusun centong, kelurahan bawang, pesantren, kediri. Barang terakhir yang dicuri, adalah milik suyoto, yang sedang digunakan menyedot air untuk mengairi sawah.

Kasat berita kediri, akp priyo sulistiono mensinyalir tersangka lebih dari dua kali mencuri mesin diesel penyedot air. Pasalnya, di sekitar kediaman tersangka, juga sering terjadi pencurian serupa. Polisi terpaksa menembak tersangka, karena saat ditangkap berusaha melarikan diri.

Kini, tersangka berikut barang bukti, berupa mesin diesel merek dongfeng, berikut gerobak pengangkut Seorang suami di kediri, ditahan polisi karena menganiaya anak tirinya. Polisi menjeratnya dengan undang-undang nomor 23, tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

sukardi, 33 tahun, warga jalan mayor bismo, kelurahan semampir, kota kediri, dilaporkan istrinya sendiri, ke mapolresta kediri, kemarin. Penyebabnya, sukardi menganiaya anak tirinya, yuli pramitha, 4 tahun, hingga menyebabkan luka serius dibagian kepala.

Penganiayaan sukardi kepada anak tirinya itu, dipicu oleh tangis yuli pramitha, saat ditinggal pergi oleh ibu kandungnya, yang sedang membeli gula di warung. Ketika diminta sukardi untuk diam, tangis yuli malah makin keras.

Tanpa pikir panjang, sukardi yang dikenal temperamental, meraih sebuah teko plastik di sampingnya, yang masih berisi air minum, dan dipukulkan ke bagian atas kepala yuli, hingga bagian bawah teko itu rompal. Akibat ulah bapak tirinya itu, luka dibagian kepala yuli pramitha, harus dirawat di rumah sakit d-k-t kediri, dengan 5 jahitan.