8 Langkah Hilangkan Bau Kaos Kaki

Panasnya matahari di siang hari, ditambah banyaknya kegiatan keseharian terkadang mengakibatkan tubuh mengeluarkan keringat. Tak sebatas tubuh yang berkeringat, kaki yang terlindungi menggunakan sepatu saja turut mengeluarkan keringat juga saat ketatnya kegiatan itu.

Keringat yang berasal dari kaki tak sedikit mengakibatkan kaos kaki kita menimbulkan bau tidak enak. Bau tidak enak tersebut pasti akan menyebabkan kurang percaya diri kalau sedang berposisi di antara khalayak umum ditemani teman.

Sebetulnya, aroma kaos kaki yang busuk itu tidak saja bersumber dari keringat yang menetes. Aroma itu dapat pula diakibatkan dari minimnya pertukaran udara yang keluar-masuk. Minimnya pertukaran udara mengakibatkan mikroba turut mendampingi keringat yang tidak mampu menguap.

Maka dari itu, dalam mengilangkan kaos kaki supaya baunya tidak enak, cobalah tutorial berikut.

1. Belilah Kaos Kaki Bertekstur Halus

Yakinlah kaos kaki yang kita kenakan ialah kaos kaki yang memakai bahan kain mulus sebab penggunaan bahan yang halus itu justru akan mempercepat penyerapan keringat.

Bila Anda sering memakai sepatu tipe tertutup, wajib dianjurkan agar memakai kaos kaki yang berasal dari tekstur halus, semisal kain katun, spandex bisa juga kain sutera.

2. Hindari Gunakan Kaos Kaki Bila Kaki Sedang Lembab.

Kondisi kaki yang sedikit basah adalah target teringan untuk mikroba yang turut berdiam diri. Usahakan jika menggunakan kaos kaki, hindari jika kaki Anda tengah mengalami kondisi lembab. Nantikan hingga kaki kita tidak basah kemudian pakailah kaos kaki.

3. Gunakanlah Sepatu Berukuran Besar Serta Memiliki Rongga

Jika hendak menggunakan sepatu, pastikan sepatu yang Anda pakai tidak begitu sempit. Sepatu yang sangat kecil mengakibatkan sulitnya sirkulasi udara yang keluar-masuk.

Efeknya, keadaan kaki jadi hampa udara serta mengakibatkan keluarnya keringat. Kenakanlah sepatu yang berukuran besar serta mempunyai sejumlah rongga supaya pertukaran udara menjadi lancar.

4. Cuci Kaki Menggunakan LEMON TEA atau AIR GARAM

Fungsi lemon tea tidak sebatas untuk dikonsumsi saja, tetapi juga menyimpan kegunaan lainnya dalam menghilangkan mikroba. Mirip halnya seperti garam.

Bukan sebatas berfungsi dalam melezatkan sajian, dari lemon tea maupun garam itu lumayan efektif dalam mengusir bau kaki yang busuk. Kaki yang memiliki bau tidak enak past lama-kelamaan berakibat pada bau kaos kaki yang kita kenakan ya kan?

Maka dari itu, agar menjaga kaos kaki supaya tidak berbau tidak sedap, lakukan perendaman pada kaki Anda melalui kubangan air yang diaduk dengan garam bisa juga teh bekas asal menggunakan sedikit lemon tea.

Biarkan kaki sampai kurang lebih 20 menit. Air garam ini bermanfaat dalam mengenyahkan kutu air serta membasmi bau tidak sedap pada kaki.

Lakukan dengan berkala sekurang-kurangnya satu minggu sekali. Ditambah kalau Anda adalah tipe orang yang memakai sepatu dengan durasi yang lumayan lama. Sering-seringlah melaksanakan tips rendam kaki dengan garam maupun lemon tea ini dengan rutin.

5. Bilas Kaos Kaki Secara Rutin

Membilas kaos kaki sebetulnya begitu ringan. Anda tinggal merendamnya menggunakan detergen sampai 30 menit supaya bau serta bakterinya hanyut.

Biarkan direndam pada suhu air sekitar tiga puluh derajat celcius. Hindari penggunaan air hangat supaya kaos kaki tidak mengempis bahkan menjadi memanjang.

Seusai direndam, bersihkanlah dengan pelan pada semua permukaan kaos kaki, hindari melakukan pemelintiran supaya tidak mengacaukan karet kaos kaki. Sesudah dicuci, panaskan hingga benar-benar kering pada tempat yang terbuka.
Jika ingin mencuci dengan mesin cuci, pastikan jangan gunakan mesin pengering karena karet kaos kaki akan beresiko rusak jika kaos kaki tersebut terpapar panas.

6. Rendam Kaos Kaki dengan Pewangi Alias Softener

Kalau kaos kaki usai dibersihkan, rendam kaos kaki itu dengan pewangi alias softener. Pewangi alias softener tersebut bermanfaat dalam melembutkan juga memproduksi bau wangi yang bersifat awet.

Sehingga kaos kaki yang kita pakai menjadi harum sepanjang waktu. Namun harum yang dihasilkan pelembut itu kurang bertahan lama, bila pemakaian sepatu itu sangat kecil serta kurang mempunyai celah udara dalam bersirkulasi.

7. Panaskan Kaos Kaki Secara Terbalik dan Biarkan Sampai Mengering

Setelah ditenggelamkan pada air yang didalamnya terdapat pewangi alias pelembut, panaskan secara dibalik. Permukaan dalam kaos kaki diputar ke luar, lalu sisi luar diputar ke dalam.

Cara pemanasan itu bermanfaat dalam memelihara sablon dari kaos kaki kita supaya tidak segera terlepas. Pastikan saat mengeringkan kaos kaki hinggai benar-benar kering.

Kalau kaos kaki tetap basah dan belum kering merata, pastikan untuk tidak dikenakan. Kaos kaki yang tidak kering jika dipakai malah nanti mengakibatkan aroma yang tidak sedap.

Ngga terbayang kan, masyarakat sekeliling suasanya rusak karena aroma kaos kaki Anda?

8. Hindari Pemakaian Kaos Kaki Lebih dari Sehari

Kaos kaki yang Anda pakai lebih baik tidak dikenakan diatas sehari.

Aturlah jadwal membilas kaos kaki dengan rutin. Pakai kaos kaki secara bergantian supaya mencegah kotoran bau keringat yang meresap.
Seringlah mengganti kaos kaki serta atur jadwal membersihkannya tidak sebatas dalam menghindari kaos kaki agar tidak berbau, akan tetapi juga berguna dalam merawat kebersihan kaki.

Itulah cara yang dapat Anda tiru dalam mengantisipasi supaya kaos kaki yang Anda kenakan tidak berbau lagi. Aroma tidak enak di kaki justru akan mengurangi relasi kita dalam pergaulan bersama teman-teman. Mari senantiasa membersihkan kaos kaki kita supaya tidak berbau busuk. Jangan lupa kunjungi di sablon kaos manual.